Alhamdulillah diberi kesempatan untuk hamil lagi, anak keempat. Setiap kali saya hamil, hal sangat harus saya syukuri adalah, tidak terlalu mabuknya saya di tiga bulan pertama. Sedikit tidak enak badan, itu saja. Muntah sekali saja. Ketika hamil maka semangat saya tumbuh berlipat lipat. Seperti mendapat energi baru. Ingin begini ingin begitu. Read more...

"Kamu kalau dikasih tahu, bantah terus!" konon kata-kata ini cukup umum diterima oleh para istri. Pertengkaran kerap disertai kemarahan suami, karena istri membantah pendapatnya. Sisi lain, istri berpikir keras, bingung, kenapa argumennya dikategorikan membantah. Bukankah berpendapat itu adalah sah-sah saja bagi istri?

Sebelum menikah terus terang saya membayangkan bahwa sungguh mudah mendapatkan pahala. Hanya dengan mencuci, mengepel, mengurus anak dapat pahala. Berduaan dengan suami dapat pahala juga. Asik banget! Heuheu...maka siapa yang tidak mau menikah?

Read more...

Label:

"Saya pikir kalau menikah itu masih bisa kayak gadis, mau makan...makan, mau jalan...jalan...ternyata..." tatapan mata sang ibupun meredup lalu mengalihkan pandangannya ke langit.

Sungguh sesak hatinya, saya raba demikian. Begitu menyesakkan kah kehidupan rumah tangga itu, sampai seperti merenggut seluruh hidupnya dalam kesedihan?

Bergulirlah cerita betapa penat dirinya dengan urusan rumah tangga. Suami tak mengizinkan untuk beraktivitas di luar urusan rumah tangga. Kehidupan yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.


Read more...

Bermodalkan buku pinjaman dari Mitha, saya mencoba mendalami soal Otak. Bukunya berjudul Brain Rules, John Medina. Hampir semua bab dalam buku ini menarik, kecuali bagian yang membahas soal evolusi. Kenapa? Ya karena saya tidak sepaham dengan teori evolusi.

Dari sekian banyak banyak bab, saya sangat tertarik pada bagian multitasking. Yeah karena saya merasa bahwa saya terlalu multitasking. Dari sejak dulu sih, dari zaman sekolah. Jarang fokus mengerjakan satu hal saja. Belajar ngga bisa duduk anteng fokus di meja belajar, pastinya di depan tv.


Read more...

Label:

Tidur bersamanya
Pergi bersamanya
Beraktivitas bersamanya

Menggendong dan menyusui kapan saja dia memerlukannya.

Di situ ada saya, di situ juga ada Naurah....sampai ketika saya perlu berkonsultasi dengan orangtua, dan Naurah sedang ingin bersama saya. Saya berujar "ma'af saya bersama tim" Tim itu tak lain tak bukan yaaa Naurah.

Read more...