Label: ,

Bulan ini, Naurah hadir dalam kehidupanku. Bertambahlah amanah yang ada di pundakku.
Dua minggu pertama, aku merasa lambat sekali, lambat  fisik, lambat pikir. Ternyata melahirkan itu memang melelahkan ya...hehe..dah tiga kali masih belum hafal saja. Sementara ketika hamil di minggu-minggu terakhir, aku sedang giat-giatnya membangun mimpi, dan terbayangya akan segera bisa beraktivitas setelah melahirkan dan melanjutkan membangun mimpi.

Berdamailah dengan diri. Bersabar menunggu hormon bekerja (istilah seorang sahabat). Ya, kenapa aku melawan proses yang sudah disiapkan Alah untuk ibu yang baru melahirkan. Nikmati saja. Leyeh-leyeh bersama baby Naurah...

Dua minggu pertama, tugasku hanya memulihkan fisik, sebisa mungkin berbaringlah di saat ada kesempatan. Tugas lain adalah memperkenalkan Naurah pada lingkungan sosial yang begitu hangat. Tak diduga, tamu yang berkunjung untuk menengok Naurah begitu banyak, Alhamdulillah. Tugas lainnya lagi, menenangkan Hanif yang beradaptasi dengan masa cemburu.

Dua minggu berlalu, kehidupan sudah tampak seperti biasa. Aku sudah bisa duduk lebih lama, sudah sedikit perih yang dirasakan. Pikiranpun sudah tidak begitu lambat berproses. Inilah saatnya sedikit-sedikit membuka file yang tertutup selama dua minggu. Mengingat-ingat apa yang perlu di kerjakan,

Bentar ya...bersambung...baby Naurah bangun:)

Comments (0)