
Punya bayi artinya bertambah PR mencuci. PR ini selesai tidak selesai harus dikumpulkan, karena kan kasihan kalau bayi sampai kehabisan baju. Mencuci baju bayi susah-susah gampang. Perlu tips yang jitu untuk menyelesaikannya dengan baik, dan cepat. Kalau kelamaan keburu bayinya nangis.
Bagian yang sulit untuk diselesaikan ada pada bagian baju yang terkena PUP. Lengket sodara-sodara. Saking lengketnya biasanya para Mba berkeluh kesah dengan hal ini.
Syukurlah ada Mamah yang memberi tips sewaktu saya baru melahirkan anak kedua, yaitu Hanif. Kala itu saya berhubung ngga punya "Mba", mencuci sendiri tanpa bantuan Mba.
Kata Mamah, pertama yang dilakukan saat mencuci baju bayi adalah membuang kotorannya terlebih dahulu. Jadi pertama-tama, rendam baju bayi dengan air saja, tanpa sabun. Setelah itu buang airnya. Baru ganti air + tambah sabun.
Untuk yang terkena PUP, buang PUP nya, lalu hilangkan PUP yang lengket dengan menggunakan sabun tangan. Jitu! PUP yang lengket itu hilang! Tak berbekas! Kalau kita pake sabun cream atau detergent bubuk, kurang ampuh tuh.
Nah, kemarin Mamah datang ke rumah. Seperti biasa Mamah dengan suka cita berbagi tips tentang teknis menyelesaikan PR yang bertumpuk dengan mudah dan menyenangkan. Salah satunya adalah cara menghilangkan noda membandel pada pakaian.
"Nganggo sabun cucina nu cair geura...bla...bla...bla" (intinya memberi tahu ada produk baru yang bagus yaitu sabun cuci cair, katanya bisa menghilangkan noda membandel dengan mudah)
Baiklah, Mah, saya coba tipsnya. Saya beli tuh sabun cuci cair yang baru launching itu tampaknya. Saya buka, dan hemm, wangi dan lembut sodara-sodara seperti sabun cuci piring. Saya coba ke noda-noda baju termasuk bajunya Naurah yang kena PUP. Hilang! Alhamdulillah...
Mencuci jadi lebih menyenangkan:))
Selamat mencoba bagi yang belum mempraktekkannya....
*inihanyatipsbukaniklan*
sumber gambar: balirc.com




Comments (0)
Post a Comment