Tuesday, May 03, 2011 10:14
Label: pernikahan

Seru! Begitu kesan saya ketika mengenal fesbuk. Ya bagaimana tidak? Tiba-tiba saja saya bisa bertemu banyak orang, yang sudah lama tidak bertemu. Apakah itu teman TK, eSDe, eSeMPe, eSeMA, kuliah, temen kerja, tetangga, sodara, kenalan...banyaaak.
Terus jadi keasikan setelah bikin note dikomentarin banyaaak banget. Diskusi, chat...ah pokoknya mah keren...Sampai akhirnya bosen ...dan tampaknya temen-temen juga dah pada "normal" hehe..maksudnya mereka juga sudah tidak terlalu euforia update status dan komentar. Biasa-biasa aja gitu.
Tetapi yang bosen atau bersikap biasa ternyata ngga banyak ya...nyatanya masih banyak yang "addict" sama fb dan twit.... Beberapa hari lalu saya mendengar kerisauan hati beberapa orang tentang fb dan twitter, bukan karena mereka yang 'addict' tetapi karena pasangannya yang 'addict'.
Ah ini teh cerita lama ya...bagaimana fesbuk dan twitter membuat addict orang-orang yang dekat sehingga membuat jadi "jauh". Sampe waktu itu kan ada puisi yang dibuat Serafina Ophelia tentang ibunya dan fesbuk.
Begini puisinya:
Ibu
Hubungannya erat sekali.
Setiap hari, sehabis mandi
selesai makan
Sehabis apapun…
Dalam hatiku,
aku berpikir
mau kemanakah gerangan ia.
Notebook.
Tapi apa yang selalu ia lihat di notebook
Facebook.
Setiap hari, tawanya menggema
Sampai kapankah hubungan erat antara Ibu dan Facebook
Mungkin sampai akhir hayatnya.
Notebooknya akan dibawanya… ke…surga
Lucu ya:))
Ya begitu...hubungan kita, bukan hanya ibu tetapi juga ternyata para Ayah dekat sekali dengan Fesbuk (dan twitter). Sampe itu membuat risau orang-orang terdekatnya, apakah anak atau pasangannya. Sampai pernah denger cerita seorang istri yang girang waktu BB suaminya hilang...ow...ow...segitunya.
Fesbuk dan twitter, kita bisa ketemu teman lama,sahabat dan orang-orang yang kita idolakan, kita rindukan, sampai lupa ngobrol dengan orang-orang terdekat kita.
Anak menyapa, kita tetap terpaku pada layar. Anak mengajak bermain kita enggan. Pasangan merindukan,kita mengabaikan. Sedih...
Jika pasangan mengalami Addict Fesbuk atau Twitter...segera bangun komunikasi Anda dengan pasangan. Katakan dengan rumus I messages.Sebuah cara yang kata ahli komunikasi, efektif.
"saya (perasaan kita) kalau kamu (perilaku) "
jadi:
"saya (sedih) kalau (kamu tidak membalas sapaan anak-anak kita).
Langsung pada perasaan kita, bukan You Messages yang menyerang perilaku pasangan, seperti ini:
"kamu itu ya...ngga lihat apa aku cape ngurus anak-anak...malah BBan melulu" nyap...nyap
Dengan cinta, pasangan akan memperhatikan perasaan kita. O, ya jika Anda wanita jangan harap pasangan Anda (pria pastinya) bisa mengerti perasaan Anda hanya dengan membaca bahasa tubuh Anda. Karena konon kaum pria mengalami kesulitan untuk peka terhadap tanda-tanda emosi. Perlu dikomunikasikan secara eksplisit dengan tanpa penyerangan atau kritik. Cukup nyatakan perasaan Anda dengan jelas.
2. Buat kesepakatan jam berapa pasangan bisa Me Time dengan twitter dan fesbuknya dan kapan hari tanpa layar bisa berlaku (no tv, no laptop, no hape, no BB). Kalau tak mungkin hari,cukuplah sepakati jam tanpa layar.
Jika sudah sepakat...silakan nikmati Quality Time Anda bersama pasangan dan anak-anak:)





Comments (0)
Post a Comment