....dan saya terbangun lewat jam 12...maka saya membatin....sudah takdir...
Begitu banyak yang dikerjakan, maka waktu siang menjadi rebutan bagi aktivitas saya. Tentu prioritas di siang hari adalah anak, dan saya bercita-cita mengerjakan beberapa hal yang sifatnya pekerjaan saya pribadi tidak berkaitan dengan siapapun di malam hari.
Ternyata malam haripun masih jadi rebutan, baik untuk anak maupun untuk ayahnya, dan kemudian saya menunda mengerjakan apa yang ingin saya kerjakan hingga mereka semua tertidur. Hingga akhirnya ternyata saya malah ikut tertidur saat menyusui dan terbangun di atas jam 12 malam.
Rasanya lucu, bagaikan cinderella jam 12 malam di beberapa hari tertentu adalah sangat penting bagi saya. Jam 12 adalah batas hari beralih pada hari berikutnya. Hari senin saya ada jadwal beriklan di milist A, B, C. Hari selasa di grup A. Hari Jum'at di milist D, dan semua iklan saya di milist itu efektif mendongkrak penjualan. Ketika saya terbangun melewati jam 12 malam, itu artinya hari sudah berganti ke hari berikutnya, kesempatan itu hilang, dan ini sudah terjadi berulang kali. hampir sebulan ini. Sedih, menyalahkan diri.
Coba saya mengerjakannya pagi...coba kalau begini...coba kalau begitu. Heuheu...tetapi setelah saya pikir-pikir apa yang saya lakukan pagi juga adalah prioritas....yang tak terelakkan. Yang harus saya pilih untuk saya kerjakan.
Maka saya hanya membatin....sudah takdir....sudah takdir saya ketiduran...dan sudah takdir saya kehilangan kesempatan...da saya sudah berusaha. Laptop sudah nyala, email sudah di set write email....kemudian tangis terdengar....Naurah membutuhkan saya....
Hal ini pun terjadi jam 2 sampai jam 3 malam, satu jam penting dengan banyak yang harus dikerjakan....kadang saya dapat, kadang tidak...pekerjaan terlewat, dan kemudian sepanjang siangmya saya tak bisa mengerjakannya sama sekali. Maka tak heran kalau tanpa kolaborasi dengan Mitha, Asahasuh mungkin sudah tenggelam sejak lama. Karena saya ngga sempet upload artikel.
Semua sudah tertulis....takdirNya sudah ada sejak dulu. Kita berusaha....Allah yang menentukan...
Semangaaat menyambut pagi....kembali berebut mencari waktu untuk mengerjakan ini itu....kembali prioritas adalah keluarga, keluarga, keluarga, keluarga...lalu baru ini ...baru itu....
Begitu banyak yang dikerjakan, maka waktu siang menjadi rebutan bagi aktivitas saya. Tentu prioritas di siang hari adalah anak, dan saya bercita-cita mengerjakan beberapa hal yang sifatnya pekerjaan saya pribadi tidak berkaitan dengan siapapun di malam hari.
Ternyata malam haripun masih jadi rebutan, baik untuk anak maupun untuk ayahnya, dan kemudian saya menunda mengerjakan apa yang ingin saya kerjakan hingga mereka semua tertidur. Hingga akhirnya ternyata saya malah ikut tertidur saat menyusui dan terbangun di atas jam 12 malam.
Rasanya lucu, bagaikan cinderella jam 12 malam di beberapa hari tertentu adalah sangat penting bagi saya. Jam 12 adalah batas hari beralih pada hari berikutnya. Hari senin saya ada jadwal beriklan di milist A, B, C. Hari selasa di grup A. Hari Jum'at di milist D, dan semua iklan saya di milist itu efektif mendongkrak penjualan. Ketika saya terbangun melewati jam 12 malam, itu artinya hari sudah berganti ke hari berikutnya, kesempatan itu hilang, dan ini sudah terjadi berulang kali. hampir sebulan ini. Sedih, menyalahkan diri.
Coba saya mengerjakannya pagi...coba kalau begini...coba kalau begitu. Heuheu...tetapi setelah saya pikir-pikir apa yang saya lakukan pagi juga adalah prioritas....yang tak terelakkan. Yang harus saya pilih untuk saya kerjakan.
Maka saya hanya membatin....sudah takdir....sudah takdir saya ketiduran...dan sudah takdir saya kehilangan kesempatan...da saya sudah berusaha. Laptop sudah nyala, email sudah di set write email....kemudian tangis terdengar....Naurah membutuhkan saya....
Hal ini pun terjadi jam 2 sampai jam 3 malam, satu jam penting dengan banyak yang harus dikerjakan....kadang saya dapat, kadang tidak...pekerjaan terlewat, dan kemudian sepanjang siangmya saya tak bisa mengerjakannya sama sekali. Maka tak heran kalau tanpa kolaborasi dengan Mitha, Asahasuh mungkin sudah tenggelam sejak lama. Karena saya ngga sempet upload artikel.
Semua sudah tertulis....takdirNya sudah ada sejak dulu. Kita berusaha....Allah yang menentukan...
Semangaaat menyambut pagi....kembali berebut mencari waktu untuk mengerjakan ini itu....kembali prioritas adalah keluarga, keluarga, keluarga, keluarga...lalu baru ini ...baru itu....




Pakai fitur TXT later kalo pake BB...sangat berguna mbak...semua email, atau sms tinggal kita set kapan waktu sendingnya. Jadi ketiduran pun ga masalah :)